Seminar Keprofesian 2016: Peran Sarjana Teknik Kimia di Industri Proses serta Tips Menghadapi Persaingan Kerja di Era Masyarakat Eknonomi ASEAN (MEA)

Sabtu, 5 November 2016 diadakan Seminar Keprofesian yang merupakan acara seminar yang diselenggarakan oleh Divisi Akademik dan Keprofesian HMPSTK 2016/2017. Seminar tahun ini mengangkat tema “Peran Sarjana Teknik Kimia di Industri Proses serta Tips Menghadapi Persaingan Kerja di Era Masyarakat Eknonomi ASEAN (MEA)”. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa Teknik Kimia UNPAR dari berbagai angkatan.

Pada acara ini, terdapat dua sesi. Sesi pertama dibawakan Dr. Ir. Melia Laniwati Gunawan,M.Sc., Ketua Program Studi Teknik Pangan ITB. Pada sesi ini, Ibu Melia memberikan gambaran mengenai Teknik Kimia beserta profesi-profesinya. Selain itu, disampaikan pula bagaimana relevansi pembelajaran Teknik Kimia dengan bidang keprofesian.

Sesi kedua merupakan diskusi panel dengan moderator Ir. Yos Tri Atmodjo,M.M. dosen senior Teknik Kimia UNPAR dengan pengalaman yang mumpuni di bidang industri. Terdapat 3 orang narasumber yang hadir pada sesi ini, yaitu Dr. Andreas Widodo, Research and Technology Development di PT Rekayasa Industri, Ibu Elsa Sutedja, Senior Risk Engineer di perusahaan DNV GL-Oil and Gas, dan Bapak Eka Linggadjaja, Factory manager di PT Biotech Surindo, Cirebon. Ketiga narasumber yang hadir menceritakan dan berbagi pengalaman dengan para peserta seminar mengenai profesi dan bidang yang digeluti, serta aplikasi ilmu-ilmu Teknik Kimia dalam pekerjaan yang mereka lakukan. Lebih lanjut, disampaikan pula berbagai tips praktis yang berguna bagi para peserta seminar untuk mempersiapkan diri menghadapi MEA yang akan dihadapi oleh para peserta seminar pada saat lulus nanti. Tampak antusiasme yang tinggi dari para peserta seminar, yang terlihat dari berbagai pertanyaan dan diskusi yang muncul selama sesi berlangsung.

Diharapkan seminar yang dilakukan ini dapat membuka wawasan para peserta seminar, selain bagaimana kaitan ilmu-ilmu yang dipelajari di bangku kuliah dengan dunia kerja, serta membantu para peserta seminar mempersiapkan diri menghadapi persaingan kerja saat mereka lulus nanti.