Kurikulum S2

Teknik Kimia adalah bidang ilmu yang mempelajari proses untuk mengonversi berbagai macam bahan baku menjadi aneka produk yang memiliki nilai tambah yang lebih tinggi. Secara umum hal ini mencakup kemampuan untuk merancang sistem produksi; merumuskan, menganalisis, dan menyelesaikan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan pengoperasian pabrik kimia; serta memahami aspek pengorganisasian operasi komersial dari suatu pabrik kimia.

Pada tingkat magister, mahasiswa wajib mengikuti kuliah termodinamika lanjut, analisis peristiwa perpindahan, dan teknik reaksi kimia lanjut, yang merupakan pendalaman dari materi yang telah disampaikan pada jenjang sarjana teknik kimia. Dengan menempuh ketiga mata kuliah wajib ini diharapkan mahasiswa mampu meningkatkan kemampuannya dalam menganalisis berbagai fenomena kompleks yang terjadi pada berbagai proses teknik kimia modern. Selain ketiga kuliah tersebut, mahasiswa juga perlu menempuh mata kuliah Manajemen Inovasi yang merupakan mata kuliah khas pada Magister Teknik Kimia UNPAR, yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan dan memberikan wawasan terkait inovasi serta technopreneurship dalam industri proses dengan menerapkan etika-etika profesi.

Di tingkat magister, pendalaman dan spesialisasi juga harus lebih ditekankan sehingga peserta didik dapat memperoleh ilmu yang lebih spesifik dan mendalam. Pendalaman dan spesialisasi ilmu dalam Program Studi Magister Teknik Kimia UNPAR tercermin lewat bidang peminatan yang ditawarkan, yaitu:

  • Bidang Peminatan Teknologi Pangan: Pengembangan kemampuan di bidang teknologi pangan, meliputi pengembangan dan pendalaman ilmu-ilmu terkait seperti: teknologi pengawetan pangan; kimia pangan; unit operasi dalam industri pangan; serta pengendalian mutu dan keamanan pangan.
  • Bidang Peminatan Manajemen Teknologi Proses: Pengembangan kemampuan di bidang manajemen teknologi proses, meliputi pengembangan dan pendalaman ilmu-ilmu terkait seperti: manajemen operasi pabrik kimia; analisis tekno-ekonomi; manajemen strategik dan risiko; serta manajemen pemasaran.
  • Bidang Peminatan Rekayasa Proses: Pengembangan kemampuan di bidang rekayasa proses, meliputi pengembangan dan pendalaman ilmu-ilmu terkait seperti: metode numerik teknik kimia; dinamika dan pengendalian proses; intensifikasi proses; serta rekayasa sistem proses dan bioproses.

Mahasiswa Program Studi Magister Teknik Kimia juga dapat mengembangkan wawasan keilmuannya dengan mengambil berbagai mata kuliah pilihan yang ditawarkan yang isinya disesuaikan dengan tuntutan perkembangan ilmu teknik kimia terkini (misalnya: pengembangan produk, manajemen limbah, karakterisasi material, teknologi fluida superkritik, dsb.). Pada tahap akhir studinya, mahasiswa Program Studi Magister Teknik Kimia diwajibkan menyusun tugas akhir atau tesis.

Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dari Program Studi Magister Teknik Kimia UNPAR dirumuskan berdasarkan kepada KKNI, Permendikbud No 3 tahun 2020 tentang Standard Nasional Pendidikan Tinggi, dan juga APTEKIM sebagai asosiasi pendidikan teknik kimia di Indonesia. CPL Prodi Magister Teknik Kimia sebagai berikut

  1. Sikap

Setiap lulusan Program Studi Magister Teknik Kimia UNPAR harus memiliki sikap sebagai berikut:

Mampu menunjukkan kesadaran akan pembelajaran seumur hidup yang menginternalisasi etika akademik dan etika profesi untuk berkontribusi dalam pengembangan potensi lokal pada taraf internasional  serta peningkatan martabat manusia dan keutuhan alam ciptaan.

CPL sikap ini tertuang pada CPL Program Studi no. 6 (8142306).

2. Pengetahuan

Setiap lulusan Program Studi Magister Teknik Kimia UNPAR harus memiliki pengetahuan sebagai berikut:

  1. Mampu mengevaluasi, mengintegrasikan, serta mengaplikasikan fakta, konsep, teori dan prinsip-prinsip pokok teknik kimia dan ilmu sains lain yang relevan untuk keperluan analisis serta perancangan proses dan sistem pemrosesan.

CPL pengetahuan ini tertuang pada CPL Program Studi no. 1 (8142301).

  • Mampu mengintegrasikan pengetahuan inter/multidisiplin untuk mengaplikasikan prinsip-prinsip teknologi pangan, manajemen teknologi proses, atau rekayasa kimia dalam konteks keberlanjutan dan keamanan secara ekonomi, sosial, dan lingkungan.

CPL pengetahuan ini tertuang pada CPL Program Studi no. 3 (8142303).

3. Keterampulan Umum

Setiap lulusan Program Studi Magister Teknik Kimia UNPAR harus memiliki keterampilan umum sebagai berikut:

  1. Mampu mengaplikasikan dan mengembangkan keahlian praktis yang dibutuhkan (dalam profesi rekayasa).

CPL keterampilan umum ini tertuang pada CPL Program Studi no. 4 (8142304).

  • Mampu mengaplikasikan dan mengembangkan keahlian praktis yang dibutuhkan  dalam menyelesaikan masalah kontekstual melalui riset yang relevan dan dikomunikasikan secara luas menggunakan teknologi informasi dengan menghindari plagiasi.

CPL keterampilan umum ini tertuang pada CPL Program Studi no. 5 (8142305).

4. Keterampilan Khusus

Setiap lulusan Program Studi Magister Teknik Kimia – UNPAR harus memiliki keterampilan khusus sebagai berikut:

Mampu merancang, melaksanakan, dan mengembangkan IPTEKS melalui riset dengan pendekatan inter/multidisiplin, kontekstual, dan inovatif yang mengembangkan potensi lokal pada taraf internasional serta menghasilkan nilai tambah dan komersialisasi.

CPL keterampilan khusus ini tertuang pada CPL Program Studi no. 2 (8142302).

X