Chemical Business Development

Berdasarkan profil lulusan program sarjana Teknik Kimia, Chemical Business Development merupakan program peminatan yang bertujuan untuk menghasilkan sarjana teknik kimia dengan kemampuan lebih untuk bekerja sama dalam tim (team work), komunikasi (communication skills), dan kepemimpinan (leadership), yang menjadi kebutuhan dan tuntutan dunia bisnis, termasuk di industri kimia . Industri kimia sendiri merupakan industri yang membutuhkan profesional dari berbagai bidang ilmu, dan karenanya kemampuan tersebut di atas akan mendukung kesuksesan karir lulusan sarjana Teknik Kimia.

Untuk itu, program peminatan Chemical Business Development akan mengajarkan dan memberikan kemampuan dasar untuk bekerja menjadi profesional dan mengembangkan bisnis di bidang industri kimia, diantaranya adalah:

  1. Marketing (basic & digital)
  2. Introduction to supply Chain Management & Logistics
  3. Business Model Development
  4. Money Management (Profit & Loss, Revenue Strategy, Cost Structure, Management Resources)
  5. Riset dan Analisa Pasar

Ada pula beberapa kompetensi yang sifatnya optional/memperkaya yaitu : B2B Marketing, Inventory Management, People Management, Risk Management, Pengantar Data Science, Komunikasi & Negosiasi. Selain melalui perkuliahan, kompetensi yang diharapkan juga akan dicapai melalui serangkaian pelatihan/workshop yang sudah terencana dan terstruktur, dengan mengundang para alumni, praktisi dan pakar di bidang masing-masing. Pelatihan/workshop yang penting untuk diberikan adalah komunikasi bisnis, public speaking & presentation skills, hukum dan peraturan bisnis. Mahasiswa juga akan didorong dan difasilitasi untuk mengikuti studi pabrik, kuliah lapangan dan international product expo, untuk memperkaya wawasan dan menambah pengalaman untuk para mahasiswa.

Lulusan program sarjana Teknik Kimia dengan peminatan Chemical Business Development diharapkan mempunyai peluang lebih luas dan mampu mengembangkan karir di industri kimia, karena memiliki kompetensi dasar untuk dikembangkan sebagai:

  1. business developer di industri kimia, khususnya pada fine/speciality chemicals, FMCG (fast moving consumer goods) dan industri kimia lainnya.
  2. “jembatan” antara bagian product development dengan bagian marketing/finance/supply-chain management.
  3. chemical-based intrapreneur.