Sukses Commercial Careers melalui KBI Chemical Business Development

Penulis: Tim CBD I Editor : BHB

Chemical Business Development (CBD) di Teknik Kimia, Universitas Katolik Parahyangan memberikan kompetensi dasar dan membuka pilihan karir lebih luas bagi Sarjana Teknik Kimia. Kompetensi utama di bidang production, engineering dan research and development tetap diutamaka, tetapi, kompetensi dasar untuk berkarir di sektor komersial pada industri kimia dan industri terkait disiapkan melalui pembelajaran mata kuliah, pelatihan, industri visits, kompetisi, dan dukuingan lain. Lulusan Teknik Kimia makin menegaskan menjadi salah satu lulusan paling adaptif dengan perubahan dunia kerja.

Permulaan dan Perjalanan

Chemical Business Development (CBD) dimulai dengan dengan rapat internal program studi, dua kali focus group discussion dengan profesional termasuk para alumni sukses, dan konsultasi dengan experts di bidang business development pada industri kimia pada tahun 2020.

Rangkaian persiapan memastikan banyak lulusan teknik kimia, Universitas Katolik Parahyangan berkarir dan sukses di commercial sectors, baik sebagai technical sales, B2B sales and marketing, procurement, supply chain specialist, business developer bahkan business owners. Lulusan berkarir di commercial sectors ini pada beragam industri kimia dan industri pengolahan lain seperti fast moving consumer goods, food and beverages, coating, adhesives, kosmetik dan sebagainya. KIta juga mengidentifikasi cukup banyak mahasiswa berlatar belakang keluarga atau extended family-nya mempunyai bisnis.

Program studi memutuskan untuk membentuk program peminatan (konsentrasi) chemical business development (CBD) di kurikulum sarjana Teknik Kimia, dimulai pada tahun 2021. Peminat program CBD ini harus menempuh sekurangnya 5 mata kuliah wajib peminatan, untuk mendapatkan kompetensi dasar sebagai chemical business developer, yaitu:

  1. Pengantar Teknik-Bisnis (Introduction to business engineering)
  2. Pengantar Marketing dan Riset Pasar (Introduction to Marketing and Market Research)
  3. Pengembangan Model Bisnis (Business Model Development)
  4. Strategi Bisnis (Business Strategies)
  5. Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management)

Program CBD mendapat sambutan dari mahasiswa teknik kimia, dan menunjukkan trend penambahan peminat, mulai dari 1 mahasiswa (tahun 2021), 3 mahasiswa (tahun 2022), 11 mahasiswa (tahun 2023) dan 15 mahasiswa (tahun 2024). Selain mahasiswa peminat program CBD, kuliah-kuliah di atas juga diikuti oleh mahasiswa teknik kimia lainnya. Mahasiswa pertama dan satu-satunya dalam satu angkatan, yakni Maqdakene Roblens bersaksi menemukan jalan tengah antara teknik kimia dan dunia bisnis.

Mahasiswa program CBD juga menunjukkan semangat belajar dan prestasi di commercial skills, dengan salah satunya menjadi peringkat 3 pada B2B Indonesia Sales Competition (ISaC) tahun 2024, atas nama Kristabel Kusuma. Sejak tahun 2025, mahasiswa program CBD juga melakukan International Chemical Expo Visit, untuk membuka wawasan produk dan bisnis kimia di tingkat global.

Menjadi Komunitas Bidang Ilmu

Program Chemical Business Development (CBD) sudah resmi menjadi Komunitas Bidang Ilmu Chemical Business Development (KBI – CBD) di Teknik Kimia, UNPAR pada April 2026. Visi dan Misi KBI CBD sudah ditetapkan dan resmi menjadi acuan pengembangan pembelajaran di Teknik Kimia, UNPAR.

KBI Chemical Business Development dapat membuat Sarjana Teknik Kimia, Universitas Katolik Parahyangan mempunyai positioning dan pembeda dibanding prodi Sarjana Teknik Kimia lain. KBI Chemical Business Development menjadi pilihan untuk pengembangan commercial skills untuk berkarir pada industri kimia dan industri pengolahan lainnya. Selain pembelajaran melalui kuliah, pelatihan dan kompetisi akan difasilitasi untuk pengembangan dan prestasi mahasiswa.

KBI Chemical Business Development juga menjadi tempat pengembangan dosen, menjadi lebih relevan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat melalui kerjasama dengan industri. Penelitian dosen bersama mahasiswa akan ditekankan pada pengembangan produk kimia, dengan dilengkapi analisis bisnis dan komersialisasinya.