Chemical Business Development: Menjawab kebutuhan pengembangan industri kimia

Sumber gambar: https://www.lawpracticetoday.org/article/5-strategies-business-development/

Jurusan Teknik Kimia membuka secara resmi program peminatan Chemical Business Development (CBD), yang menjadi special program di dalam program studi sarjana Teknik Kimia, mulai tahun akademik 2021 – 2022. Selain program CBD, program studi sarjana Teknik Kimia juga menyelenggarakan General Chemical Engineering yang sudah berjalan mapan pada saat ini.

LATAR BELAKANG

Latar belakang pembukaan program CBD ini didasarkan pada kebutuhan bisnis dan industri kimia, yang terus berkembang dan membutuhkan profesional dengan baik kompetensi Teknik Kimia maupun dasar-dasar kemampuan kewirausahaan bisnis. Setiap industri kimia makin membutuhkan profesional dengan kemampuan kewirausahaan di dalam perusahaan (intraprenuership) maupun merintis pengembangan/derivasi bisnisnya (entrepreneurship).

Selain hal di atas, profil lulusan program sarjana Teknik Kimia, UNPAR juga sudah banyak berkarya di pengembangan bisnis kimia. Mereka ada yang memulai berkarir dari business-to-business (B2B) sales and marketing, dan lalu berfokus menjadi business developer. Beberapa alumni juga mengembangkan usaha bisnis sendiri, termasuk bisnis terkait dengan industri kimia.

Karenanya, program CBD ini diharapkan menumbuhkan minat dan kemampuan para calon mahasiswa dan mahasiswa Teknik Kimia, UNPAR terhadap pengembangan bisnis dan industri kimia. Mereka dapat mempunyai pilihan karir yang lebih luas, seperti dituliskan pada profil lulusan di bawah.

PROFIL LULUSAN

Profil lulusan merupakan suatu gambaran terhadap peran apa yang dapat dilakukan oleh lulusan program studi Teknik Kimia setelah 1-3 tahun menyelesaikan studinya. Profil lulusan Teknik Kimia dirumuskan sebagai berikut:

  1. Sarjana Teknik Kimia yang dapat menerapkan prinsip-prinsip dasar dan praktis teknik kimia di industri proses maupun di berbagai bidang kerja lainnya secara profesional dengan menjunjung tinggi keluhuran etika dan etos kerja;
  2. Sarjana Teknik Kimia yang dapat melakukan dan mengembangkan riset yang berkaitan dengan profesinya dan/atau siap melakukan studi lanjut di bidang teknik kimia maupun bidang ilmu terkait; serta
  3. Sarjana Teknik Kimia yang dapat bekerja dalam tim serta mengembangkan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan yang efektif dalam lingkup kerjanya maupun di masyarakat.

Program CBD akan memperkuat profil lulusan Teknik Kimia di atas. Misalnya, profil pertama untuk lulusan yang bekerja di bidang B2B sales and marketing serta business developer dalam suatu bisnis kimia akan dilengkapi dengan dasar-dasar ilmunya pada saat menempuh Pendidikan Teknik Kimia. Sesuai profil kedua, lulusan yang tertarik meneruskan studi lanjut Magister Teknik Kimia, UNPAR dengan program peminatan Manajemen Industri Kimia juga akan mempunyai wawasan dan kemampuan lebih baik. Selanjutnya, kemampuan bekerja dalam tim, kemampuan komunikasi, dan kepemimpinan yang efektif juga mendapat penekanan pada pembelajaran program CBD sejalan dengan profil ketiga.

PERANAN LULUSAN

Berdasarkan profil lulusan di atas, program CBD diharapkan menghasilkan lulusan yang berperan utama dalam pengembangan bisnis industri kimia, yaitu:

  1. business developer di industri kimia, khususnya pada fine/speciality chemicals, FMCG (fast moving consumer goods), dan industri kimia lainnya.
  2. “jembatan” antara bagian product development dengan bagian marketing/finance/supply-chain management.
  3. chemical-based intrapreneur.

KURIKULUM PROGRAM CBD

Sebagai lulusan Sarjana Teknik Kimia, lulusan program CBD akan menempuh seluruh kurikulum sarjana Teknik Kimia (144 SKS), sesuai dengan peraturan Rektor dan sudah diakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan Indonesia Accreditation Board for Engineering Education (IABEE). Akan tetapi, mahasiswa program CBD harus menempuh Mata Kuliah Pilihan yang ditetapkan, yaitu:

  1. Marketing (basic, digital/4.0) – 2 sks
  2. Introduction of supply chain management and logistics – 2 sks
  3. Pengembangan model bisnis – 2 sks
  4. Money management (profit & loss, revenue strategy, cost structure, management resources) – 2 sks
  5. Riset dan analisa pasar – 2 sks

Selain Mata Kuliah Pilihan di atas, mahasiswa program CBD akan disediakan sejumlah mata kuliah tambahan yang dapat dipelajarinya, di antaranya:

  1. B2B marketing – 2 sks
  2. Inventory management – 2 sks
  3. People management – 2 sks
  4. Risk management – 2 sks
  5. Ilmu data – 2 sks
  6. Komunikasi dan negosiasi – 2 sks

Program CBD juga merancang sejumlah Pelatihan/Workshop/Training/Online Course, yang nantinya disetarakan dengan nilai SKPI, seperti Komunikasi/business communication (writing), Public speaking/Presentation, dan Hukum dan Peraturan Bisnis (Legal aspects) dalam industri kimia.

Terkait dengan Praktikum Teknik Kimia, modul praktikum akan ada penyesuaian dengan materi perkuliahan. Sementara itu, Tugas Akhir juga sedang dipersiapkan sesuai dengan profil lulusan program CBD di atas. Misalnya, Kerja Praktek dapat dilakukan di small and medium chemical industries dan Penelitian dapat difokuskan pada pengembangan produk yang bernilai komersial.

PENUTUP

Program CBD ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengembangan bisnis dan industri kimia. Kami menyiapkan lulusan dengan kemampuan mengembangkan diri, baik menjadi professional process engineer maupun bidang kerja lain yang dibutuhkan dalam pengembangan bisnis dan industri kimia, seperti researcher, product developer, sales and marketing, business developer dan bidang kerja dengan semangat intrapreneur lainnya. (bhb/tim CBD)