Langkah Awal Menjadi Pengusaha Sukses: Kuliah Tamu Analisis Kelayakan Bisnis di Teknik Kimia UNPAR bersama Andreas Judy Wibowo

Penulis: Kumalasari Dewi Wijaya | Penyunting: Yohanes Andre Situmorang

Konon katanya, terdapat tiga tipe manusia di dunia ini. Yang pertama adalah si pedagang yang membeli buah jeruk seharga Rp3.000,00 lalu menjualnya seharga Rp3.500,00. Tipe kedua adalah si pengusaha yang membeli buah jeruk seharga Rp3.000,00 lalu menjualnya menjadi sebuah jus jeruk seharga Rp10.000,00. Tipe ketiga adalah si investor yang akan menanamkan uangnya lebih banyak dari Rp3.000,00 ke sebuah bisnis untuk kemudian ia mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Namun, tipe investor membutuhkan analisis bisnis tersebut agar uang yang ia tanamkan tidak menjadi sia-sia. Analisis itulah yang disebut dengan ‘Analisis Kelayakan Bisnis

Pada hari Senin, 4 November 2024, pukul 15.00 sampai dengan 17.00, kuliah Pengantar Teknik-Bisnis di program spesialisasi Chemical Business Development (CBD), Teknik Kimia UNPAR diajar oleh Andreas Judy Wibowo, CFP, AEP sebagai narasumber kuliah tamu. Pak Judy diundang secara khusus untuk membagikan ilmu dan pengalaman sebagai VP-Regional Customer Head di PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. dan financial planner dan financial educator dalam workshop Analisis Kelayakan Bisnis. Dengan pengalaman kerja yang melimpah sebagai salesman sejak usia 21 tahun dan telah menghabiskan 30 tahun karirnya di bidang perbankan, Pak Judy merupakan narasumber spesial yang membagikan ilmu berharga bagi mahasiswa/i Teknik Kimia UNPAR.

Suasana Antusias Mahasiswa/i

Kegiatan dibuka dengan sebuah pertanyaan dari Pak Judy, “Setelah lulus, kamu mau jadi apa?”. Sontak, jawaban beragam datang dari para mahasiswa/i. Ada yang menjawab ingin bekerja di bidang proses, di bidang marketing, dan juga ada pula yang ingin menjadi seorang PNS. Apapun pilihan pekerjaan yang diinginkan oleh mahasiswa/i Teknik Kimia UNPAR, peluangnya selalu terbuka lebar sebab teknik kimia dapat mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Akan tetapi, pada kesempatan baik ini, mahasiswa/i diajarkan mengenai salah satu aspek penting dalam bisnis, yakni tahap analisis kelayakan.

Topik Bahasan

Pak Judy membuka sesi dengan mengulas apa itu analisis kelayakan bisnis. Singkatnya, analisis kelayakan bisnis adalah proses mengevaluasi aspek ekonomi, teknis, dan pasar suatu bisnis untuk menentukan keberlanjutan dan profitabilitas. Analisis inilah yang dapat membantu meningkatkan inovasi dan kreativitas.  Analisis kelayakan bisnis terdiri dari lima kategori, yakni analisis pasar, analisis teknis, analisis finansial, analisis ekonomi-sosial, dan analisis hukum. Maka, dalam workshop ini, mahasiswa/i diajak untuk memilih satu produk bisnis (barang atau jasa) yang ingin dikembangkan dan menganalisisnya. Mahasiswa/i akhirnya menganalisis target pasar, UVP (Unique Value Proposition), keunggulan, biaya penjualan, biaya variabel, biaya tetap, dan pendapatan. Selain itu, mahasiswa/i juga diajak untuk menganalisis BEP dan ROI dari produk mereka. Sesi pengerjaan ditutup dengan melakukan analisis risiko. Mahasiswa/i memiliki ide bisnis yang brilian dan beragam. Ada yang ingin berbisnis garam, kertas, parfum, bioplastik, biopolimer, skincare, bahkan di bidang peternakan.

Sesi Diskusi yang Interaktif

Selama membawakan materi, Pak Judy selalu melibatkan partisipasi mahasiswa/i, misalnya dalam memberikan ide, pendapat, dan pandangan mahasiswa/i. Jawaban-jawaban mahasiswa/i pun tidak kalah menariknya, di mana gelak tawa seringkali terdengar di dalam kelas. Pak Judy sangat terbuka, terlebih di sesi diskusi, Pak Judy benar-benar membantu mahasiswa/i dalam menganalisis produk bisnis yang mereka cetuskan. Dari banyaknya jawaban dan pertanyaan mahasiswa/i terkait menganalisis bisnis, Pak Judy menanggapinya dengan menjelaskan bahwa kita janganlah takut untuk memulai. Inovasi tidak perlu menunggu kita lulus kuliah, inovasi dapat dimulai sejak dini. Apabila setelah menganalisis kelayakan bisnis, kita mengatakan bahwa kita bisa dan siap untuk menjalankannya, maka jalankanlah bisnis tersebut. Namun, apabila setelah menganalisis kelayakan bisnis, kita mengatakan bahwa kita akan berusaha untuk menjalankannya, maka kita perlu mengatur strategi bisnis baru dan membuatnya lebih efisien.

Mata kuliah Pengantar Teknik-Bisnis di program spesialisasi Chemical Business Development, Teknik Kimia Universitas Katolik Parahyangan seringkali mengadakan kuliah tamu, baik secara daring maupun luring, sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa/i melalui pengalaman dan praktik lapangan dari para narasumber yang ahli di bidangnya. Setiap sesi kuliah tamu menjadi jembatan penting yang memperkaya ilmu di luar kelas pada biasanya dan memberikan wawasan baru mengenai tantangan di dunia nyata yang semakin berkembang secara dinamis dan cepat. Pada kuliah tamu Analisis Kelayakan Bisnis bersama Pak Andreas Judy Wibowo, mahasiswa/i tidak hanya mendapatkan pemahaman tentang analisis bisnis, namun juga dikenalkan pada konsep dan praktik bidang keuangan—sesuatu yang semakin relevan bagi calon profesional di segala bidang. Semoga mata kuliah Pengantar Teknik Bisnis akan terus mendatangkan tokoh-tokoh inspiratif lainnya untuk memotivasi mahasiswa/i dalam berinovasi dan siap menghadapi tantangan global. Kolaborasi antara teori yang diberikan di kelas dan pengalaman lapangan dari kuliah tamu diharapkan terus berjalan untuk kemudian dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga adaptif, inovatif, kreatif, dan tanggap terhadap perubahan zaman.