Studi Pabrik Angkatan 2019 di PT. Adyawinsa Stamping Industries

Pada Jumat (11/11/2022), Jurusan Teknik Kimia, Universitas Katolik Parahyangan melakukan kegiatan Studi Pabrik yang sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahun. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai proses dan alur produksi yang terjadi di sebuah pabrik secara langsung. Kunjungan dilakukan di PT. Adyawinsa Stamping Industries (PT. ASI) oleh Angkatan 2019 dengan ditemani oleh Yansen Hartanto, S.T., M.T. dan I Gede Pandega Wiratama, S.T., M.T. selaku dosen pendamping. 

PT. ASI sebagai produsen otomotif di Indonesia

Kunjungan diawali dengan perkenalan mengenai perusahaan. PT. ASI merupakan perusahaan produsen otomotif yang berfokus pada pembuatan komponen dan perakitan kendaraan. Perusahaan ini memiliki visi dan misi, yaitu:

VISI : Excel for a better environment and society, serta

MISI : Best company to be with – for our customers, for our employees, for our suppliers, and for our shareholders

PT. ASI menerapkan 5s sebagai motto perusahaan, yaitu Seiri (ringkas), Seiton (rapi), Seiso (resik), Seiketsu (rawat), dan Shitsuke (rajin). Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan berkeliling pabrik. Terdapat tiga proses utama di PT. ASI, diantaranya adalah stamping, welding, dan painting. Pada stamping, bahan dasar kerangka mobil berupa kepingan logam dicetak menggunakan dies. Dies-dies mobil yang sudah pernah diproduksi oleh perusahaan memiliki masa simpan hingga 15 tahun. Fungsinya adalah agar dapat digunakan kembali untuk memproduksi spare part mobil tua yang hingga sekarang masih beroperasi. Selanjutnya, kerangka mobil yang terlihat seperti kepingan puzzle, disambungkan menggunakan las menggunakan leburan logam atau disebut juga welding. Tahap terakhir, yaitu painting atau mewarnai kerangka mobil menggunakan campuran cat khusus. Terdapat  dua metode pewarnaan yang dilakukan PT. ASI, yaitu dipping (pencelupan) dan spray.

Pengolahan Limbah di PT. ASI

PT. ASI menghasilkan limbah cair dan limbah padat. Limbah padat berupa potongan logam hasil produksi yang dikumpulkan dan di-press untuk kemudian dikirim ke perusahaan pengolahan limbah. Sedangkan untuk limbah cair di pabrik ini berupa oli bekas pelumas mesin pabrik dan cat bekas proses painting. Oli bekas pelumas mesin akan dipisahkan kandungan airnya dengan menggunakan teknik pemisahan berdasarkan perbedaan berat jenis. Sedangkan untuk limbah cat bekas akan diolah menggunakan tiga tahapan proses, yaitu filtrasi, mixing, dan sedimentasi. Pertama-tama, sludge yang terkandung dalam cat bekas dipisahkan dengan cara filtrasi. Kemudian pada tahap mixing, cairan tersebut dicampurkan dengan bahan polimer, PAC, dan aluminium sulfida pada pH 7-9 sehingga dihasilkan cairan yang lebih jernih. Tahap pengolahan limbah diakhiri dengan sedimentasi untuk memisahkan sludge yang terbentuk dari tahap sebelumnya. Sludge yang dihasilkan termasuk kedalam limbah B3 dan akan dikirim ke perusahaan pengolahan limbah.

Demikian dengan berakhirnya kegiatan Studi Pabrik Angkatan 2019 diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa sebelum akhirnya terjun ke dunia kerja. (Has)

X