Prof. Ir. Ratna Frida Susanti, Ph.D.: Teknologi Sub-Superkritik dalam Perekayasaan dan Pemrosesan Material

Pada hari Kamis, 14 Desember 2023, diadakan Sidang Terbuka Senat Universitas Katolik Parahyangan dalam rangka Pengukuhan Guru Besar Teknik Kimia di bidang Rekayasa dan Pemrosesan Material, Prof. Ir. Ratna Frida Susanti, Ph.D. Dalam kesempatan tersebut Prof. Santi menyampaikan pidato pengukuhannya yang berjudul “Teknologi Sub-Superkritik: Teknologi Hijau dalam Perekayasaan dan Pemrosesan Material untuk Pembangunan Berkelanjutan”.

Mengawali pidatonya, Prof. Santi menyampaikan potensi sumber daya alam Indonesia serta valorisasi limbah yang dapat diproses untuk menghasilkan produk yang lebih berguna. Lebih lanjut, Prof. Santi menyoroti pentingnya penggunaan teknologi pemrosesan yang tidak/ sedikit menghasilkan limbah, sehingga memberikan solusi yang berkelanjutan. Hal ini berkaitan dengan isu keberlanjutan (sustainability) yang dewasa ini menjadi urgensi dan perhatian bersama. Pergeseran mind set dari pengolahan dan pengelolaan limbah di akhir setelah dihasilkan ke minimisasi limbah melalui pendekatan 3R (reduce, reuse, recycle) menjadi salah satu strategi dan solusi yang bisa ditempuh.

Prof. Santi kemudian menjelaskan mengenai potensi pemanfaatan teknologi fluida sub-superkritik sebagai teknologi hijau yang dapat digunakan dalam perekayasaan dan pemrosesan material. Fluida superkritik merupakan fluida yang berada di atas suhu dan tekanan kritisnya, sehingga memiliki sifat densitas menyerupai cairan, serta viskositas dan densitas menyerupai gas. Sementara fluida subkritik merupakan fluida yang berada antara suhu didih dan suhu kritis dengan fasa yang dijaga dalam kondisi cair. Lebih lanjut dipaparkan mengenai fluida sub-superkritik yang sering digunakan, yaitu karbon dioksida dan air, serta berbagai contoh aplikasinya. Berbagai aplikasi yang telah dikembangkan dan diteliti oleh Prof. Santi dan tim antara lain: reaksi gasifikasi gliserol menjadi hidrogen, sintesis model bahan bakar, ekstraksi komponen aktif dari bahan alam, ekstraksi ion logam dari mineral dan spent catalyst, dan sintesis material karbon untuk penyimpan energi.

Prof. Santi menyampaikan pidato pengukuhannya

Pidato pengukuhan Prof. Santi ditutup dengan paparan mengenai berbagai tantangan, potensi dan strategi pemanfaatan teknologi sub-superkritik. Berbagai hal yang disoroti antara lain: faktor keamanan dari alat, edukasi konsumen produk pangan yang diolah dengan teknologi superkritik, serta peluang komersialisasi yang belum dilirik oleh dunia industri. Prof. Santi menekankan pentingnya kolaborasi antara peneliti, industri, masyarakat, dan pemerintah untuk pengaplikasikan teknologi sub-superkritik dalam skala komersial.

Ucapan selamat dan apresiasi disampaikan oleh Rektor UNPAR, Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Senat UNPAR, serta berbagai tamu undangan yang berasal dari berbagai instansi. Proficiat! (HK)

Rekaman siaran acara pengukuhan dapat diakses pada kanal Youtube UNPAR Official pada tautan: https://www.youtube.com/live/kEkKDFUFlUU?feature=shared

Prof. Ratna Frida Susanti (di tengah) berfoto bersama civitas academica FTI UNPAR

X