Kuliah Tamu dari PT PGN Tbk : LNG Bahan Bakar Terbarukan

Pada Sabtu (19/6/2021), Program Studi Sarjana Teknik Kimia Universitas Katolik Parahyangan (TK UNPAR) mengadakan kuliah tamu untuk mendukung perkuliahan Proses Industri Kimia. Kegiatan ini mengundang Nuranti, selaku Senior Analyst, Market Development dari PT PGN Tbk, yang termasuk dalam Sub Holding Gas dari PT Pertamina Group. Topik yang dibawakan mengenai pengolahan dan pendistribusian gas bumi dengan tujuan memberikan pengetahuan terkait industri LNG, karir dalam bidang industri gas, dan kiat-kiat dalam menghadapi dunia kerja.

Apa Itu LNG?

LNG merupakan singkatan dari Liquefied Natural Gas yang didinginkan dan dicairkan. Komposisinya sebagian besar adalah metana (C1) yaitu sekitar lebih dari 85%, tidak berwarna, dan non-toxic. LNG merupakan satu-satunya bahan bakar fosil yang ramah lingkungan. Proses pencairan LNG berada pada rentang titik didihnya dalam keadaan atmosferik, yaitu sebesar -160 sampai -163 oC. Dikarenakan sifatnya yang sangat mudah menguap, maka jika LNG ini dari suhu yang sangat dingin ia akan segera menguap di suhu ruang. Dalam fasa cair, LNG tidak mudah terbakar namun jika dalam fasa gas sifatnya mudah terbakar.

Pada saat natural gas  di-compress menjadi LNG, volumenya dapat turun hingga 600 kali lipat. Hal ini berarti 600 m3 gas dapat dijadikan 1 m3 LNG. Cara ini merupakan yang paling efisien untuk memindahkan gas dari satu tempat ke tempat lainnya.

Supply Chain LNG

Pada aplikasinya, LNG dibutuhkan untuk berbagai sektor. Sebelum pendistribusian, LNG awalnya dicairkan terlebih dahulu di Liquefaction Plant. Kemudian, bahan ini akan dibawa oleh kapal menuju ke Regasification Terminal. Regasification dilakukan untuk menjangkau konsumen lainnya, contohnya power plant, LNG Trailer Truck, Tanker, dan ISO Tank (tempat untuk menyimpan LNG). LNG juga dapat digunakan sebagai bunkering, yaitu bahan bakar kapal. Kapal kecil yang bernama LNG Bunker Vessel akan membawa mengambil LNG dari terminal untuk mengisikan ke kapal yang menggunakan bahan bakar LNG. Kapal LNG ini masih sangat jarang di dunia dan baru diwacanakan untuk pengurangan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) serta pemanasan global.

Melalui kuliah tamu ini, mahasiswa diharapkan dapat semakin memahami perkuliahan Proses Industri Kimia melalui materi dan pengalaman yang didapatkan dari penjelasan mengenai LNG di PT PGN Tbk. (ARA, JNS; Kev. -ed.)