Webinar Series 3: The Rise of Chemical Business Engineering

Guna meningkatkan ketertarikan generasi muda akan bisnis, Jurusan Teknik Kimia Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) ikut berkontribusi dengan mengadakan webinar series ke-3 bertema “The Rise of Chemical Business Engineering” pada, Sabtu (5/11/2022). Tema tersebut dipilih dengan tujuan untuk memberi gambaran keterkaitan antara bisnis dan jurusan Teknik Kimia. Selain itu, webinar kali ini menghadirkan secara langsung para praktisi bisnis.

The Origin of Chemical Business Engineering

Sesi awal dibuka oleh Bapak Dr. Ir. Budi Husodo Bisowarno, M.Eng. yang merupakan Direktur UNPAR+ sekaligus dosen Jurusan Teknik Kimia UNPAR. Beliau mengatakan bahwa, “produk dan teknologi saling beririsan dan menghasilkan hal yang dinamakan business engineer”. 

Business engineer merupakan orang yang memiliki ketajaman bisnis dan kemampuan untuk memahami serta merancang solusi. Sedangkan teknik kimia, yaitu mengubah material menjadi produk. Produk-produk yang dihasilkan dapat berupa produk utama maupun turunannya. 

Beliau dengan tegas mengatakan “Merupakan tugas seorang lulusan teknik kimia untuk menentukan produk mana yang lebih menguntungkan”. Misal, sebagai salah satu produsen kelapa sawit terbesar di dunia, akan lebih menguntungkan mana bagi Indonesia antara menjualnya secara langsung atau mengolah dahulu menjadi produk turunannya, seperti minyak goreng, mentega, dan produk lain. Dari kedua sisi tersebut dapat dilihat bahwa, dibutuhkan chemical business engineer sebagai penghubung antara business administration dan technology expert

Learning is process NOT event

Selanjutnya, sesi kedua diisi oleh Ir. Angelica Tanisia Jozar, S.T. selaku alumni Teknik Kimia UNPAR yang kini menjadi direktur Research, Development, and Innovation (RDI) PT. Avia Avian, Tbk.. Oleh beliau, sesi ini dibawakan dengan lebih santai membahas Teknik Kimia UNPAR yang menjadi awal perjalanan beliau terjun di industri cat. Beliau mengatakan, “Banyak hal yang dipelajari selama kuliah, terpakai saat di dunia kerja”. 

Pasti banyak yang salah mengira bahwa jurusan teknik kimia akan lebih banyak mempelajari kimia dan setelah terlanjur menyelam, barulah sadar bahwa jurusan tersebut berfokus pada fisika. Begitu juga dengan beliau yang akhirnya merasa salah jurusan. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, beliau menyadari dan meyakini bahwa yang terpenting adalah proses dan konsep. Kedua hal tersebut penting karena seorang lulusan teknik kimia berpengaruh terhadap kelangsungan ekonomi, pengelolaan sumber daya, kesehatan dan keselamatan, serta keberlanjutan dan dampak produk terhadap kesehatan lingkungan. 

Misal, proses pengecatan yang perlu dilakukan berlapis-lapis sehingga memerlukan lebih effort dan cost yang lebih banyak. Kemudian muncul produk cat sekali lapis untuk mengatasi hal tersebut. Produk ini merupakan hasil inovasi dari seorang lulusan teknik kimia. Contoh lainnya adalah masalah pudarnya warna cat hingga terbentuknya gumpalan seperti garam pada tembok. Untuk dapat mengatasi permasalahan tersebut, cara terbaik adalah dengan membuat produk mortar — semen instan — yang daya tahan kelembabannya tinggi. Pada tingkatan ini, seorang lulusan teknik kimia memiliki peran dalam proses development product. Begitu banyak kehidupan sehari-hari yang lekat dengan teknik kimia dan bisnis.

Demikian berakhirnya webinar series 3, diharapkan dapat memberi pengetahuan mengenai chemical business engineering. (Has, ed.: Kev.)

X