CBD Webinar Seri ke-3: Introduction To Business Analysis for Decision Making

Pada Jumat (17/12/2021), Program Chemical Business Development (CBD) Teknik Kimia Universitas Katolik Parahyangan (TK UNPAR) mengadakan webinar bertajuk “Introduction To Business Analysis for Decision Making” yang dimoderatori oleh Dr. Ir. Budi Husodo Bisowarno, M. Eng. (Dosen TK UNPAR). Webinar ini mengundang salah satu alumni TK UNPAR yaitu Farrah Yunisa (Category Manager di PT Interpid Group Asia) yang bekerja pada industri e-commerce dengan spesialisasi di bidang analytical, presentation, dan client relation management. Topik yang akan dibahas dalam webinar ini mengenai pengenalan pengantar analisis bisnis untuk pengambilan keputusan terutama sebagai seorang sarjana Teknik Kimia.

Business Analysis

Farrah memulai penjelasannya dengan Business Analysis. Business Analysis merupakan proses untuk mengumpulkan informasi yang dapat digunakan untuk menentukan aksi manajemen suatu perusahaan. Business Analysis penting karena mengumpulkan informasi yang akurat untuk mencapai tujuan suatu perusahaan dan memampukan perusahaan bersaing dengan kebutuhan pasar.

Peran Business Analyst

Business Analyst memiliki peran penting dalam suatu perusahaan yakni mengevaluasi proses bisnis, membuat perubahan, dan menyampaikan rekomendasi bisnis melalui identifikasi, kolaborasi, komunikasi, pembuatan model, dan manajemen. Identifikasi dimulai dari mengerti kebutuhan bisnis, menganalisa celah, kemudian membuat rencana. Kolaborasi yang dimaksud adalah membuat target, timeline, rencana keselarasan, dan distribusi pekerjaan dengan anggota lain.

Ketika melakukan business improvement, perlu melakukan update secara berkala. Disinilah komunikasi berperan untuk memberitahu mengenai perkembangan kepada pihak yang terlibat dan pemangku kepentingan. Modelling penting untuk memprediksi masa depan dan biasa dilakukan melalui perangkat lunak. Terakhir dibutuhkan skill management yang baik untuk melihat implementasi timeline dan efisiensi perusahaan sudah baik atau belum.

Keahlian Business Analyst

Business Analyst harus memiliki kemampuan menganalisa, berkomunikasi, teknikal, dan pemecahan masalah dengan baik. Kemampuan analisa dengan berpikir kritis menjadi penting ketika menilai permasalahan apapun dengan tujuan akhir keakuratan yang tinggi dan penilaian berorientasi detail. Kemampuan komunikasi akan sangat berguna untuk bernegosiasi, memimpin, advokasi, dan manajemen pemangku kepentingan. Pengetahuan teknikal dasar seperti SQL, Microsoft Excel, Microsoft Powerpoint berguna untuk mendukung proses analisa bisnis.

Business Analyst di Industri Kimia

Dalam industri teknik kimia, analisis bisnis menjadi relevan terutama di era globalisasi dan industri 4.0. Misalnya dalam kasus pengembangan material bio-based. Kemajuan dalam penggunaan biologi dalam produksi material, bahan kimia, dan energi dapat mencapai 200 miliar hingga 300 miliar dalam pertumbuhan pasar global. karena dapat meningkatkan harga petrokimia khususnya bahan baku yang tidak dapat diperbarui, berkomitmen kepada keberlangsungan lingkungan, dan mengatasi kenaikan harga overhead. Business analyst dapat berperan signifikan untuk mengurangi bahaya investasi melalui business model dan menuntut komitmen serta memberikan kejelasan dan transparansi kepada pemegang kekuasaan.

Pada dasarnya TK UNPAR telah mempersiapkan mahasiswanya menjadi seorang Business Analyst. Pengajaran mata kuliah inti berfokus untuk mengembangkan kompetensi analitik dan numerik serta mata kuliah pilihan berfokus dalam pengembangan kemampuan interpersonal. Pengajaran ini berkontribusi dalam pengembangan kemampuan analisis bisnis karena membuat mahasiswa menjadi akrab dengan angka (dapat menemukan pola dalam suatu data sampai menemukan kesimpulan), membuat mindset analitik dimana analisis yang dibuat dapat disampaikan secara baik, dan paparan ke pengetahuan di luar teknik seperti ekonomi dan manajemen. (ARA, JNS)

X