Simposium MTK Unpar Bahas Perkembangan Terkini Teknologi Industri Kimia

Inovasi dalam teknologi serta tren dalam masyarakat mendorong produk pangan baru bermunculan setiap saat. Inilah salah satu pembahasan dalam presentasi “Inovasi Produk Pangan: Pengembangan Produk dan Potensi Pasar” yang dibawakan oleh Noviana Halim selaku Brand Manager PT. Nutrifood. 

Menurut Noviana, produk pangan inovatif dimulai dari pemahaman akan tren konsumen. “Lihat apa yang akan jadi tren ke depan,” ungkapnya. Tentu saja, ada tahapan-tahapan yang perlu dilakukan untuk menjamin keberhasilan suatu produk pangan. Semua dimulai dengan idea generation yang dipengaruhi dengan tren jangka panjang dalam masyarakat. “Dari sini kita masuk ke concept development and testing.” 

Tahapan berikutnya adalah market strategy dan business analysis, tahapan yang menurut Noviana merupakan tahapan krusial dalam perancangan produk “Di sinilah kita lihat,” jelasnya, “apakah produk ini layak untuk kita launch.” Rancangan produk kemudian melalui tahapan feasibility studies dengan mempertimbangkan biaya dan investasi yang ditanamkan dalam produksi produk tersebut. 

Dari tahapan ini, produk kemudian dirancang secara nyata lewat product design and development, lalu diuji coba melalui test market, hingga akhirnya dipasarkan dalam tahapan market entry. Sebagai contoh Best Practice, Noviana menjelaskan keberhasilan produk pemanis non-gula yang dikembangkan oleh Nutrifood, yang sesuai dengan tren masyarakat untuk hidup sehat dengan produk yang natural. Keberhasilan produk inovatif ini didukung oleh penguasaan pasar dan pemasaran yang mumpuni.

Menambah Wawasan

Pengembangan produk pangan merupakan salah satu fenomena yang dibahas dalam Simposium Magister Teknik Kimia Universitas Katolik Parahyangan (MTK Unpar) yang digelar pada Sabtu (26/10) di Aula Pascasarjana Unpar. Kegiatan ini dihadiri oleh peserta yang berasal dari kalangan akademisi khususnya mahasiswa dari enam universitas, yaitu Unpar, UGM, Unjani, Itenas, Polban dan ITI. Acara simposium ini menarik minat lebih dari 160 orang peserta.

Selain Noviana, Simposium menghadirkan pula Dr. Andreas Widodo selaku Dirut PT Energy Management Indonesia yang membahas tentang “Peranan Rekayasa Proses di dalam Industri Kimia 4.0”, serta Ir. Yos Triatmodjo dari Unpar yang membawakan paparan “Manajemen Teknologi Proses di dalam Industri Kimia.” Ketiga narasumber mewakili tiga konsentrasi program MTK Unpar, yaitu Teknologi Pangan, Manajemen Teknologi Proses dan Rekayasa Proses.

Selain menambah wawasan para peserta akan perkembangan teknologi dan tren terkini berkaitan dengan bidang ilmu teknik kimia, simposium ini sekaligus memperkenalkan program studi Magister Teknik Kimia Unpar bagi mahasiswa sarjana yang tertarik untuk mengembangkan ilmunya secara mendalam. (DAN)

Narasi berita diambil dari http://unpar.ac.id/simposium-mtk-unpar-bahas-perkembangan-terkini-teknologi-industri-kimia/ tanpa mengubah apapun.