Testimoni Alumni

Stefanus Janto Tjiamas (TK 1996)

“Kesan saya terhadap Program studi Teknik Kimia Universitas Parahyangan saat ini sudah cukup baik jika dibandingkan saat saya berkuliah dulu (1996-2000). Mata kuliahnya cukup bervariasi dan lebih terstruktur. Namun, beberapa hal yang perlu kita beri masukan, Industri saat ini sangat menekankan pada kompetensi dalam penilaian performa dan hasil kerja, sementara nilai kuliah (GPA) tidak menjadi tolak ukur yg cukup untuk perusahaan mengukur keberhasilan kampus mendidik mahasiswa/i nya. Menurut saya, penekanan pada soft-skill (komunikasi, presentasi, kepemimpinan, kerjasama dan pengendalian diri) akan menjadi point penting dalam keberhasilan alumni bekerja maupun berkarya. Pada akhirnya, pendidikan akademik dan potensi diri harus dilatih dan ditekankan secara seimbang dan selaras agar para lulusan Teknik Kimia UNPAR dapat menjadi unggulan dan preferensi bagi Industri dan dunia kerja.” -Stefanus Janto Tjiamas (TK 1996) -Head of Distribution Center, PT. Lautan Luas TBK

 

Paulin Sutjipto (TK 1998)

“Ilmu Teknik Kimia yang saya pelajari sewaktu kuliah di TK UNPAR menjadi dasar untuk saya studi lanjut dan dalam membangun karier saya sejauh ini. Dalam bidang pekerjaan saya sekarang (process design and engineering), ilmu teknik kimia yang luas cakupannya membantu saya dalam memahami konsep dasar disiplin engineering yang lain seperti mechanical (piping, rotating equipments, valves), instrumentation, dan process control. Pelajaran yang saya terima pada waktu kuliah di TK UNPAR sangat relevan dengan pekerjaan saya sekarang. Sebagai lulusan Teknik Kimia, ada banyak disiplin/ bidang pekerjaan yang bisa dieksplorasi dan saya bersyukur bisa menimba ilmu di TK UNPAR.” -Paulin Sutjipto (TK 1998) – Process/ Applications Manager at Peerless Asia Pacific Pte. Ltd

 

Iwan Harianto (TK 1998)

“Saya senang bisa kuliah di Teknik Kimia UNPAR. Meskipun tidak berhubungan dengan profesi saya sekarang, tapi struktur berpikir saya terlatih dengan baik di kuliah sehingga dapat diterapkan dalam manajemen toko maupun produksi baju.” -Iwan Harianto (TK 1998)-Wirausaha Baju Muslim

Martin Halim (TK 2006)

“Saya memulai petualangan saya di teknik Kimia Unpar pada tahun 2006. Tahun itu adalah pertama kalinya saya pergi tinggal jauh dari rumah dan semua petualangan yang menyenangkan dimulai. Hidup di teknik kimia itu gampang-gampang susah. Saya ingat, saya sedang makan permen karet di hari pertama saya mengambil kelas kimia dasar (ya anda tidak salah membaca, Kimia dasar yang diajar oleh Ibu Maria Inggrid) dan sesuai dugaan anda, saya dimarahi dan dikeluarkan dari kelas. Setelah itu saya kembali menjadi anak baik-baik. Di teknik kimia Unpar saya diajarkan banyak sekali tentang mata-mata kuliah yang menantang tetapi juga menyenangkan. Namun secara pribadi, hal paling penting yang saya pelajari selama hidup saya 5 tahun di TK unpar (4 tahun S1 dan 1 tahun S2) adalah kebersamaan dan kepercayaan diri. Pertama, mata kuliah di TK unpar kebanyakan bukanlah mata kuliah yang mudah dipahami dan saya yakin saya tidak sendirian disini. Oleh karena itu saya dan teman-teman cenderung memiliki perasaan senasib seperjuanganya yang kemudian mendorong kami untuk belajar bersama-sama. Lalu kebersamaan itu pun terus tumbuh menjadi sesuatu yang lebih erat dimana kami tidak hanya bersama saat belajar tapi juga saat bersenang-senang dan kalau boleh jujur kami lebih sering bersenang-senang saat menjelang kelulusan. Tapi itu menjadi penting karena hingga sekarang kami masih terus menjalin tali silahturahmi. Kedua, saya sangat mengapresiasi keterbukaan dosen-dosen TK unpar. Mereka selalu ada saat kami para mahasiswa membutuhkan masukan untuk hal apapun. Saat menjelang kelulusan, saya termasuk orang yang kebingungan untuk menentukan jalan hidup selanjutnya. Tidak jarang saya datang ke ruangan beberapa dosen tertentu yang selalu siap memberikan nasihat-nasihat berdasarkan pengalaman dan kebijaksanaan mereka. Ketika saya menghadapi jalan buntu, mereka selalu dapat diandalkan. Saya bukanlah mahasiswa cemerlang saat itu, tapi berkat dukungan mereka saya kini berada di negeri lain untuk mendapatkan gelar Ph. D. Dan saya sangat merasakan, bekal yang mereka berikan membuat saya tetap percaya diri berada di lingkungan global.”-  Martin Halim, Kandidat Doktor (Ph. D) di Korea University of Science and Technology.

 

Yustine Hendrika (TK 2006)

“Merupakan suatu kebanggaan bisa mendapat kemudahan untuk diterima di jurusan Teknik Kimia UNPAR melalui jalur PMDK. Jujur saya kurang mendapatkan banyak informasi sebelum masuk dulu, dengan asumsi bahwa saya akan belajar banyak mengenai kimia. Expect more! Bukan hanya kimia, namun juga fisika bahkan mikrobiologi akan dipelajari di jurusan ini. Lebih dari semua itu kita akan ditempa agar terbiasa memiliki ”endurance” sebelum kita memasuki dunia yang sebenarnya. Jadwal praktikum yang padat, ditambah lagi laporan yang harus di-submit setelahnya mengajarkan kita agar dapat mengatur waktu dengan baik. Penelitian, rancang pabrik dan ujian komprehensif merupakan saat-saat yang memorable yang bisa didapat di jurusan Teknik Kimia. Sudah lebih dari 5 tahun saya lulus dari jurusan Teknik Kimia UNPAR , namun pelajaran dari para dosen, terutama dari dosen pembimbing dan persahabatan dari teman-teman yang datang dari berbagai penjuru Indonesia terus membekas mengiringi perjalanan hidup saya hingga saat ini. Sebagai lulusan dari teknik kimia Unpar, saya merasa banyak pelajaran yang saya dapatkan. Sedikit banyak semuanya membentuk saya hingga qualified untuk mendapatkan beasiswa dari Swedish Institute untuk melanjutkan ke tingkat Master di Swedia dan saat ini saya bekerja di salah satu perusahaan energi di Swedia. Bagi adik-adik yang berminat dengan jurusan Teknik Kimia UNPAR, I wish you very best of luck! Pesan saya nantinya jangan lewatkan kesempatan untuk mengikuti aktivitas-aktivitas lainnya yang ada di kampus.” -Yustine Hendrika (TK 2006)-  Staff perusahaan energi di Swedia

 

Geoffrey Hariyanto (TK 2007)

“Selain pelajarannya yang buat kepala pusing 7 keliling, dosen-dosennya juga super tegas. Namun, pusingnya kepala ini, dan galau karena sering ditegur dosen, hilang seketika setelah saya diterima bekerja di salah satu Oil & Gas Company. Jika saja dosen TK Unpar tidak setegas dulu, mungkin saya tidak akan bisa diterima di tempat kerja sekarang. Dan setelah saya kerja, saya sadar, ternyata kualitas saya sebagai profesional tidak kalah, bahkan boleh dibilang lebih baik daripada universitas lain. So, I’m very proud to be anak TK Unpar!” -Geoffrey Hariyanto (TK 2007)- Safety Supervisor di Total E&P Indonesie

 

Kuniadi (TK 2007)

“Saya sangat senang bisa menjenjang pendidikan sarjana di Teknik Kimia UNPAR. Tidak hanya kurikulum teori, tetapi praktek seperti Lab Dasar hingga Lab Teknik Kimia telah memberikan saya ilmu dasar yang kuat tentang ilmu teknik kimia aplikatif. Hingga detik ini, ilmu yang saya peroleh sejak saya masih mahasiswa sangat membantu karir saya sebagai researcher/engineer. Saya bangga menjadi alumni Teknik Kimia UNPAR.”- Kuniadi (TK 2007)- Research Associate / Engineer, Energy Research Institute di Nanyang Technological University (NTU), Singapore

 

Reza Reginaldo (TK 2007)

“Research and playing in the lab always find my interest. Different with others faculties, in Chemical Engineering we are expected to try something different, how we explore new things. It helps my thinking process to have improvement even though we are not doing research in the lab, that really help me in my current job.” – Reza Reginaldo (TK 2007) – Supply Chain FMCG Procter and Gamble

 

“The future is always on your choice and always depends on what you do today not tomorrow.

Graduated from Parahyangan Catholic University was the real start of discovering a new world of puzzling possibilities. Pursuing Erasmus Mundus Master in Membrane Engineering is one of my ways to open the path for this vague future. Deepen understanding and gain new perspectives on things that are of great value in an ever-changing world, in hoping that I will be able to carry both benevolence and goodness for my country, Indonesia. Under the very high education standard and with all the fundamental knowledge given during my undergraduate in Chemical Engineering, I am now more than ready to take the new step in my life and move towards the future.”- Raymond Tanumiharja (TK 2011)- Erasmus Mundus Scholarship Awardees

 

Gloria Morgan (TK 2009)

“Saya Gloria Morgen, Teknik Kimia angkatan 2009. Kuliah di Teknik Kimia Universitas Katolik Parahyangan mengajarkan saya untuk menjadi pribadi yang berpikir sistematis, pekerja keras dan pekerja cerdas. Prinsip-prinsip kehidupan di Teknik Kimia, berhasil membuat saya dapat bersaing di dunia profesional maupun entrepreneurship ditingkat Indonesia dan Internasional. Saat ini saya menjadi Entrepreneur “Glow for Indonesia” (www.glowforindonesia.org) dengan 11 konsentrasi bisnis. Pencapaian-pencapaian saya, telah mendapatkan peliputan dari berbagai media di Indonesia dan dinobatkan sebagai satu dari 32 Anak Muda Inspiratif versi UNFPA (United Nation Population Fund) pada tahun 2015. Terima kasih Teknik Kimia Unpar.” – Gloria Morgen (TK 2009) – Pebisnis, pembicara, dan penulis buku

Yandi Junaidi (TK 2008)

“Jurusan ini mengajarkan saya untuk menjadi pribadi yang melihat ada berbagai kesempatan yang bisa dilakukan di setiap tekanan yang terjadi baik dari internal dan eksternal. Mengajarkan saya pentingnya bekerja secara team dan punya integritas tinggi di market place. Saat ini saya bekerja dan berbisnis secara bersamaan. Pribadi saya hari ini berasal dari penempaan di Jurusan Teknik Kimia Unpar. Percaya apapun yang telah diberikan dosen kita, mari berikan lagi jadi sumbangsih untuk negeri kita. Maju terus Teknik Kimia UNPAR.”-Yandi Junaidi (TK 2008)  – Assistant Senior Vice President BBM Group Capital Limited, Director di PT Candi Pandu Prakarsa, Director di Social Platform Indonesia