Kegiatan Bina Desa Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia UNPAR: Evaluasi Tahap 2 Pemasangan Penyaring Air

Sudah 1 bulan sejak pemasangan dan pengoperasian alat penyaring air di Kantor Kepala Desa Cukanggenteng, Ciwidey, Kabupaten Bandung. Berdasarkan laporan dari Aparat Desa, terjadi penurunan laju air keluar yang menandakan bahwa terjadi penumpukan kotoran di bahan-bahan penyaring. Penumpukan kotoran ini menyebabkan hilang tekan (pressure drop) yang cukup besar, sehingga menurunkan laju alir keluar alat penyaring.

Umpan balik ini ditanggapi oleh tim Bina Desa dari Teknik Kimia UNPAR dengan melakukan kunjungan pada tanggal 29 November 2015. Pada kesempatan ini, alat penyaring dibongkar dan pengisi di dalam penyaring dibersihkan dengan cara dicuci manual. Dapat dilihat bahwa terjadi penumpukan kotoran (terutama lumpur) pada setiap bagian pipa alat penyaring.

Bahan penyaring dan spons yang telah kotor

Setelah dicuci, bahan-bahan penyaring kemudian dimasukkan dan alat penyaring dapat dipasang kembali. Setelah dibersihkan, performansi alat penyaring kembali normal, dan laju alir keluarnya pun kembali besar. Dapat dilihat perbandingan air yang masuk ke dalam alat penyaring (dari dalam torrent air), dan air keluar yang ditampung di bak mandi.

Air di dalam torrent yang masuk alat penyaring
Air keluar alat penyaring

Pada kesempatan ini pula Tim Bina Desa menyerahkan sejumlah sak semen, keramik, cat, dan kloset untuk merenovasi toilet perempuan Masjid yang berada di dekat Kantor Kepala Desa Cukanggenteng. Bahan-bahan ini diterima langsung oleh Bpk. Hilman Sukmana, Kepala Desa Cukanggenteng, untuk kemudian diserahkan ke RW terkait, sehingga toilet tsb dapat segera dibersihkan dan diperbaiki.

Tim Bina Desa juga menyerahkan satu buah poster yang berisi cara-cara pembuatan alat penyaring air untuk dipasang di Kantor Kepala Desa. Hal ini dirasa perlu, terutama untuk menyebarluaskan informasi penyaring ini kepada warga desa, sehingga warga dapat tertarik, dan kemudian membuat sendiri alat penyaring sederhana ini.

Poster diharapkan dapat menyampaikan informasi kepada warga

Antusiasme dari warga teramati dengan kehadiran Bapak/Ibu dari beberapa RT/RW sekitar yang melihat dan belajar bagaimana cara kerja penyaring air sederhana ini, sekaligus cara membersihkan dan memasangnya. Ke depannya Tim Bina Desa berharap warga Desa Cukanggenteng dapat bergotong royong dan berswadaya untuk meniru dan mengadakan alat-alat penyaring sederhana ini di RT/RW masing-masing, sehingga manfaatnya dapat sungguh dirasakan oleh masyarakat luas.

Warga memperhatikan penjelasan dari Tim Bina Desa
Antusiasme warga memperhatikan pembersihan dan pemasangan alat penyaring
X